Makassar — Ketika bencana terjadi, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan. Di tengah situasi darurat akibat gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), kesiapan alat kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan layanan secara optimal kepada masyarakat terdampak.
Dalam upaya mendukung penanganan dampak bencana tersebut, pada Minggu 23 Agustus 2026 Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Makassar turut mengambil bagian bersama tim Direktorat Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan (Dit.Prodisalkes) Farmalkes serta Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan untuk mendukung kebutuhan alat kesehatan di wilayah terdampak, khususnya di RSUD Ende.
Dari Labuan Bajo, tim bergerak menuju wilayah terdampak dengan membawa 15 unit regulator oksigen yang akan mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan di RSUD Ende. Namun, dukungan tersebut tidak berhenti pada proses pengiriman alat kesehatan. BPAFK Makassar juga memastikan alat yang dibawa dalam kondisi layak dan siap digunakan melalui uji fungsi dan uji kinerja sebelum didistribusikan ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dari peran BPAFK Makassar dalam penanggulangan bencana. Di saat kebutuhan pelayanan kesehatan meningkat dan waktu menjadi sangat berharga, alat kesehatan yang tersedia harus benar-benar dapat berfungsi dengan baik ketika dibutuhkan oleh tenaga kesehatan dan pasien.
Sesampainya di wilayah tujuan, selain pemeriksaan peralatan yang dibawa tim juga melakukan pemeriksaan terhadap peralatan yang berada di RSUD Ende sebelum digunakan untuk mendukung pelayanan kepada pasien. Hingga akhir kegiatan tim menyelesaikan pengecekan terhadap 21 unit alat kesehatan dari total 24 unit, karena 3 unit lainnya tidak ditemukan di lokasi. Proses ini menjadi wujud komitmen bahwa bantuan alat kesehatan dalam situasi bencana tidak sekadar sampai di lokasi, tetapi juga dipastikan aman, berfungsi, dan siap mendukung pelayanan kesehatan.
Di tengah kondisi darurat, semangat kolaborasi menjadi kekuatan. BPAFK Makassar bersama unsur Kementerian Kesehatan terus bergerak, memastikan dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak dapat diberikan secara cepat, tepat, dan dapat diandalkan.

Herwin (085-333-444-868)
Asni Hafid (0813-5595-5638)
Total Kunjungan 109170
